PEMBUKAAN LSHRP KE-15 SE SUMBAGSEL TAHUN 2019

Selasa, 03 September 2019 | 11:48:55 WIB | Dibaca: 27 Kali



JAMBI - Gubernur Jambi Dr. Drs.Fachrori Umar, M.Hum selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) Gerakan Pramuka Provinsi Jambi, Selasa (3/9/2019), membuka secara resmi Lomba Susur Halang Rintang (LSHRP) ke 15 se Sumbagsel di Bumi Perkemahan (Buper) Raudha Al-Taulabah.

Kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan Pramuka Racana Sulthan Thaha-Sri Soedewi UIN Sultan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, yang diikuti oleh peserta tingkat penegak/pandega se Sumbagsel, dan berlangsung dari tanggal 2 hingga 7 September 2019.

Turut hadir Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Provinsi Jambi Sudirman, Andalan Nasional Bidang Bina Muda Kwartir Nasional (Kwarnas) sekaligus Sekretaris Kwarda Gerakan Pramuka Jambi Yevi Rivaldi, Rektor UIN STS Jambi Hadri Hasan, Wakil Rektor III UIN STS Jambi Fadlilah, Dewan Kerja Nasional (DKN) Robi Zulfandi, serta perwakilan Kwarda gerakan pramuka Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, dan Bangka Belitung.

Gubernur Jambi Fachrori Umar menilai LSHRP ini memiliki makna dan tujuan yang sangat strategis, dalam konteks memupuk persatuan dan menguji talenta anggota pramuka guna mewujudkan generasi muda yang tangguh dan mandiri.

"Karena pada hakekatnya gerakan pramuka merupakan lembaga pedidikan diluar sekolah yang hidup ditengah-tengah masyarakat untuk membantu pemerintah dan masyarakat dalam membina dan mendidik generasi muda indonesia," ujarnya.

Fachrori juga memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana atas tema yang dipilih dalam kegiatan LSHRP ini. Yaitu "Pramuka cerdas melalui media digital di era milenial". Menurutnya tema tersebut sangatlah tepat, sesuai dengan perkembanagn teknologi informasi yang kian marak.

"Saya menghimbau kepada para pembina, andalan dan pelatih pramuka agar dalam menjalankan tugasnya untuk senantiasa berinovasi dan berkreasi serta berusaha mengikuti perkembangan zaman," pintanya.

Fachrori mencontohkan, pesatnya perkembangan teknologi yang ditandai maraknya penggunaan sosmed dikalangan generasi muda maka kegiatan-kegiatan kepramukaan harus memanfaatkan hal tersebut.

"Untuk selanjutnya diarahkan ke hal edukatif sesuai palsafah gerakan pramuka," tuturnya.

Oleh karenanya, Fachrori meminta melalui LSHRP ini, jangan diartikan suatu lomba yang mengutamakan untuk menjadi juara semata. Tetapi lomba disini harus diartikan sebagai upaya melatih mental dan fisik serta melatih kerjasama diantara sesama anggota pramuka.

"Sehingga anggota pramuka mengedepankan persaudaraan dan persatuan serta menghilangkan perbedaan," katanya.

Sebelumnya, ketua reka kerja LSHRP ke 15 se Sumbagsel Abdul Manan menyampaikan bahwa LSHRP sendiri di ikuti oleh 56 pangkalan SMA/MA sederajat dengan peserta sebanyak 1109 orang. Sedangkan jumlah anggota reka kerja ada 87 orang.

"Kemudian, untuk dewan juri berjumlah sekitar 38 orang berasal dari unsur Kwarda Jambi, Kwarcab Muaro Jambi, Kwarcab Kota Jambi, pembina racana Suthan Thaha-Sri Soedewi dan profesional lainnya," tandasnya.

Menariknya, LSHRP kali ini selain melibatkan peserta se Sumbagsel untuk pertama kalinya, juga disediakan piala bergilir bagi juara umum setinggi 2 meter. Buper pun tampak diperindah dengan adanya spot-spot berfoto bagi pengunjung maupun peserta dari hasil karya tangan anggota racana sendiri.

Komentar Facebook